-->
Ketua DPD Golkar Jatim Minta Pemerintah Berikan Beasiswa Kepada Anak Yatim-Piatu

Ketua DPD Golkar Jatim Minta Pemerintah Berikan Beasiswa Kepada Anak Yatim-Piatu

Foto: Golkar dok.

Jakarta, Lensamadura.com - Ketua DPD Golkar Jawa Timur, M. Sarmuji, meminta pemerintah memberikan beasiswa kepada anak yatim yang orang tuanya meninggal karena Covid-19.

Anggota DPR RI itu menjelaskan, pendidikan merupakan fase untuk menambahkan kecakapan dalam perkembangan kehidupan manusia. Pendidikan merupakan sarana yang sangat penting bagi mobilitas vertikal masyarakat.

"Kehilangan kesempatan belajar berarti kehilangan kesempatan dalam mobilitas vertikal, kehilangan kesempatan untuk memperbaiki taraf hidup. Bagi anak yang kehilangan orang tuanya, malah bisa mengalami penurunan taraf hidup di masa depan jika pendidikannya tidak terperhatikan," ungkap Sarmuji seperti dilansir detik.com, Senin (9/8/2021).

Sarmuji menilai, kondisi ekonomi yang masih belum stabil, ditambah dengan kehilangan orang tua, menjadi ancaman tersendiri bagi para siswa untuk melanjutkan pendidikan.

"Jika pemerintah memberikan beasiswa bagi anak-anak yatim yang orang tuanya meninggal karena covid-19, maka mereka masih bisa mengakses pendidikan walaupun kondisi ekonomi masih belum stabil sepenuhnya," ungkap Ketua Ikatan Alumni Universitas Jember ini.

Dia menambahkan, selain berfokus pada penyiapan pembangunan infrastruktur dan teknologi pengajaran di masa pandemi, pemerintah harus memikirkan bagaimana nasib anak-anak yang orang tuanya meninggal karena Covid-19.

Menurutnya, jika anak-anak tidak memiliki akses pendidikan bagi anak usia sekolah akan menyebabkan masalah sosial di kemudian hari. Seperti pekerja usia dini dan pernikahan di bawah umur.

"Untuk itu pemberian beasiswa ini bukan saja untuk menjaga akses pendidikan bagi anak tetapi menyelamatkan satu generasi di masa mendatang," tandasnya.

Detik.com/red
Advertisement

Baca juga:

Admin
Media berita online yang menyajikan informasi seputar Madura, Hukrim, Pendidikan, Ekonomi, Budaya, Pariwisata, Politik dan Pemerintahan.