Penerima BLT DD, Bu Sumaddiye: Mator Sakalangkong Pak Kalèbun Banuaju Barat
BC0L5-XIB2X-ZBZCC-A3481

Penerima BLT DD, Bu Sumaddiye: Mator Sakalangkong Pak Kalèbun Banuaju Barat

RINGANKAN BEBAN: Suninto (bermasker putih) Kades Banuaju Barat, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep saat menyerahkan secara simbolis BLT DD tahap II. Penyerahan bantuan disaksikan pimpinan Forpimka Batang-Batang di balai desa setempat Jum,at pagi, 10 Juli 2020./Foto Ros LensaMadura.Com

Sumenep, LensaMadura.Com - Tiba-tiba puluhan orang, mulai laki-laki, perempuan, tua dan muda berkumpul di balai Desa Banuaju Barat, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jumat pagi 10 Juli 2020.

Mereka sumringah. Ternyata, mereka datang dan berkumpul untuk menerima haknya lewat program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD). Ya, para terdampak pandemi Covid-19 di Desa Banuaju Barat ini akan menerima BLT DD dari Pemerintah Desa (Pemdes) Banuaju Barat.

Beberapa saat setelah semua hadir, penyerahan bantuan tahap dua atau jatah bulan Mei diserahkan oleh Kepala Desa (Kades) Suninto. Tiap penerima Rp 600 ribu. Total ada 43 penerima.

"Tolong uang ini dibelanjakan untuk hal-hal produktif. Misal membeli ayam, atau hal lain yang bisa berdampak ekonomis," himbau Suninto Kades Banuaju Barat disela-sela menyerahkan bantuan.
Para penerima BLT DD Banuaju Barat berkumpul saat akan menerima bantuan dengan tetap sesuai protokol kesehatan Covid-19 seperti memakai masker.
Bu Sumaddiye, 75, penerima BLT-DD asal Dusun Jurang Ara tak bisa menyembunyikan kegembiraannya saat menerima uang pada jumat pagi tersebut.

"Mator sakalangkong Pak Suninto Kalebun (Kades,red) Banuaju Barat," ujar janda tua ini dengan bahasa Madura kental.

Sekedar diketahui, penyerahan BLT-DD tahap dua Desa Banuaju Barat ini disaksikan langsung para petinggi Muspika Batang-Batang.

Sementara, menurut Achmari salah satu perangkat desa menjelaskan, misal ada perpanjangan waktu penerimaan BLT-DD, menunggu keputusan lewat Musdes.

"Perpanjangan masih nunggu keputusan lagi. Intinya proses penyerahan bantuan ini butuh waktu. Karena ini bukan uang pribadi. Tapi uang negara yang setiap tahapan hingga pelaksanaan harus dipertanggung jawabkan," pungkas dia. (Roz)

0 Komentar